Posts Tagged anak

10 Game Berbahaya untuk Anak anda

Libur Natal dan Tahun Baru sudah di depan mata. Lembaga penelitian National Institute on Media and the Family (NIMF) mengeluarkan daftar game yang tidak layak dimainkan anak.

Pasalnya pada musim liburan, banyak anak akan menghabiskan waktu di depan layar komputer atau televisi untuk bermain video game. Menurut NIMF, game-game beradegan kekerasan dengan konten khusus dewasa ternyata sering dimainkan oleh anak-anak.

NIMF mengimbau agar orangtua mendamping anaknya saat bermain game. Mereka mengeluarkan daftar 10 game yang dianggap berbahaya dan perlu dijauhi bagi anak-anak, seperti dikutip detikINET dari Digitaljournal, Rabu (26/11/2008):

1. Blitz: The League II
Game ini adalah game olahraga football yang identik dengan kekerasan antar pemainnya. Game ini dikeluarkan oleh Midway, yang juga penerbit game Mortal Kombat.

2. Dead Space
Dead Space merupakan game horor yang dirilis Electronic Arts, di mana karakter utama dalam game ini harus berkelahi melawan monster yang dijuluki “Necromorphs”. Untuk memberikan kesan horor dan kesadisan yang lebih nyata, mayat dalam game dibuat seperti mayat betulan. Read the rest of this entry »

, , , , , , , , , , , , ,

No Comments

Perlunya Pendidikan Seks Pada Anak Sejak Usia Dini

”Anak laki-laki saya berusia 13 tahun. Ia mulai tertarik pada lawan jenisnya, dan kebetulan anak perempuan yang disukainya adalah putri sahabat saya. Saya mengerti bahwa ketertarikan itu wajar tapi tetap saja saya merasa tidak yakin apa yang harus saya lakukan menghadapi fase ini. Bagaimana saya harus menghadapinya?” tanya Ny. Dewi, salah satu orangtua murid dalam bincang-bincang tentang pendidikan seks pada usia dini yang dilangsungkan di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 02 Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (27/8) siang.
Dalam acara yang sama, salah satu orangtua murid lainnya mempertanyakan pertumbuhan alat genital anaknya yang terlihat kurang normal. ”Anak saya usia 11 tahun, tingginya 165 sentimeter dan beratnya 85 kilogram. Mungkin karena gemuk, penisnya kok kayaknya kurang normal. Sebenarnya pada usia sekian berapa ukuran penis yang normal?” tanya ibu itu.
Pertanyaan-pertayaan yang terlontar dari para orangtua murid itu menggambarkan salah satu alasan mengapa pendidikan seks bagi anak seringkali terlewatkan oleh orangtua. Selain masih dianggap sebagai hal yang tabu dibicarakan, banyak orangtua juga tidak memberikan pendidikan seks pada anak-anak sejak usia dini karena tidak mengerti apa yang harus disampaikan.
Dr. Boyke Dian Nugraha, seksolog yang menjadi pembicara dalam diskusi tersebut mengatakan, pendidikan tentang seks sebenarnya perlu diberikan orang tua pada anak sejak usia dini agar anak bisa lebih memahami keunikan dirinya. Dengan demikian, anak akan lebih percaya diri, mampu menerima keunikan dirinya sekaligus tahu bagaimana menjaga dirinya sendiri. Dr. Boyke mencontohkan, Read the rest of this entry »

, , , ,

2 Comments